Sabtu, 14 Mei 2011

Seni dan Tradisi Marhaban

Seni Marhaban atau Marhaba adalah seni sahut-menyahut dengan suara melengking-lengking/nada tinggi atau oleh masyarakat setempat disebut Beluk. Mereka saling sahut-sahutan mengikuti juru baca pupuh / wawacan Syeh Abdul Qodir Zailani. Umumnya terdiri dari bapak-bapak dan anak muda. Seni ini tidak diiringi alat musik hanya nyanyian dan saling sahut-menyahut dengan beluk.
Tradisi Marhaba umumnya dilaksanakan ketika malam tujuh bulanan atau yang berhubungan dengan kelahiran bayi. Tujuannya yaitu mendoakan agar sang bayi bisa lahir dengan lancar  dan agar dikarunia anak yang sholeh dan patuh terhadap agama dan orang tua. Selain itu acara ini juga dimaksudkan untuk rasa syukur mereka kepada Allah SWT atas bayi yang sedang dikandungnya.











Klik Play untuk melihat video

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cover Lathi-Weird Genius oleh Sanggar Yudha Asri(Kolaborasi Musik Modern-Tradisional)

Seni cover lagu/musik adalah hal umum saat ini yang sering dilakukan baik oleh musisi maupun pelaku seni tradisi, tujuannya adalah untuk men...